Langsung ke konten utama

Beberapa Cara Simpel Kurangin Ngemil Saat Work From Home

Flaying News - Sudah bebeberapa minggu Work From Home (WFH) dijalani banyak masyarakat Indonesia terkait upaya memutus penyebaran Virus Corona Covid-19.
Selain merasa bosan hanya karena harus di rumah saja, keluhan berat badan naik juga sering muncul dicuitan media sosial ketika menjalani WFH.
Yup, masa WFH membuat kebanyakan orang memiliki kebiasaan ngemil yang lebih buruk daripada biasanya. Hingga akhirnya mempengaruhi kenaikan berat badan.
Dilansir dari Express.co.uk, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi kebiasaan ngemil selama masa WFH.
Ahli gizi Tamara Willner menjelaskan, salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi ngemil adalah dengan mengalihkan pikiran dari kebiasaan ngemil berlebih tersebut.
Tamara memberi contoh pengalihan seperti jika aku bosan dan merasa ingin membeli camilan tidak sehat, maka kamu akan beralih main teka-teki silang selama 10 menit.
Contoh lainnya adalah, jika kamu merasa kesepian dan mulai mengidam keripik atau cokelat, maka kamu bisa alihkan dengan menelepon teman untuk mengobrol singkat.
Selain mengontrol pikiran, kamu juga bisa melakukan pemilihan cemilan yang sehat. Beberapa camilan sehat yang direkomendasikan antara lain selai kacang tanpa pemanis, dark chocolate (85 persen atau lebih), buah berry beku hingga yogurt alami.
"Daripada membeli camilan tidak sehat, belilah camilan alami yang lebih sehat yang membuat kita tidak makan berlebih dan jadi lebih kenyang," kata Tamara.
Selanjutnya, ganti kalimat ngemil untuk makanan jadi ngemil untuk olahraga. Ngemil tak hanya bisa dilakukan untuk makanan, tetapi juga bisa untuk olahraga.
"Ngemil olahraga" artinya kamu melakukan olahraga singkat 1-2 menit sesering mungkin. Kamu bisa melakukan olahraga sederhana, seperti jumping jacks, squat, lunge, lari di tempat, atau naik turun tangga beberapa kali.
Menurut Tamara, meluangkan waktu olahraga tidak selalu harus mengambil banyak waktu kita dalam sehari, tetapi bisa dengan menyelipkannya di antara aktivitas harian. 

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misbakhun : Tidak ada kata menyerah untuk Mereka yang ingin sekali Menjatuhkan saya

Mukhammad Misbakhun  yang namanya menjadi perbincangan orang banyak karena akibat kasus  Misbakhun korupsi  kini mulai angkat suara perihal putusan majelis hakim. Misbakhun  merasa putusan majelis hakim selama setahun pidana penjara merupakan buah cibiran untuk lawan politiknya yang ingin dirinya terjerat  kasus Misbakhun . "Nafsu mereka untuk menghukum saya tidak berhenti," kata  Mukhamad Misbakhun . Misbakhun  juga menjelaskan, adanya tuduhan  Misbakhun korupsi  seperti yang divoniskan kepadanya hari itu adalah sebuah pasal yang tidak ada dalam surat tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). "Tuntutan saya adalah Pasal 49 ayat (1) UU Perbankan. Kenapa hakim memvonis dengan Pasal 263 KUHP," ujarnya. Ia juga menambahkan, putusan majelis hakim terkesan mengada-ngada. Dalam pertimbangannya, hakim mengakui ini adalah masalah perjanjian yang merupakan obyek keperdataan. Namun kemudian, putusan atas  kasus Misbakhun  ini justr...

Hamdi : Misbakhun terlalu Vokal Pada Kasus Century

Terciumnya aroma 'kriminalisasi' atas  kasus Misbakhun  dirasakan saat ia dibebaskan dari kesalahannya dalam putusan Mahkamah Agung (MA).  Peninjauan Kembali (PK) terkait kasus L/C ( letter of credit ) fiktif perusahaan milik  Mukhamad Misbakhun  di Bank Century yang dikabulkan oleh MA diduga sebagai kriminalisasi hukum oleh penguasa terhadap anggota DPR itu. "Logika bahwa  Misbakhun  telah dikriminalisasi oleh penguasa menjadi masuk akal. Sebab, dengan fakta hukum PK bebas murni di MA, dia bisa bilang bahwa proses hukum yang menimpanya itu merupakan kriminalisasi melalui rekayasa hukum," kata pakar psikologi politik UI, Hamdi Muluk. Misbakhun  sendiri sebelumnya menuding rezim penguasa saat itu telah ikut campur tangan dalam penanganan perkara yang menimpanya di Bareskrim Polri. Misbakhun  dalam akun twitternya mengatakan bahwa " Putusan bebas murni tingkat PK untuk saya jadi bukti bahwa SBY melakukan kriminalisasi huku...

Dalam Sindikat Pembobolan Bank BCA, Pelaku Berhasil Dibekek Oleh Satuan Polda Metro Jaya

Flaying News -  Subdit Jatanras, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, menangkap tiga tersangka yang tergabung dalam sindikat pembobolan bank melalui virtual account. Sindikat yang sudah beraksi selama 5 tahun ini berhasil meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah. "Pengungkapan kasus pembobolan kartu kredit dengan virtual account yang dilakukan kelompok ini didasari dari laporan polisi yang masuk bulan Desember 2019 dan Januari 2020. Perlu saya sampaikan, ini ada tiga tersangka," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Ketiga tersangka itu berinisial F, G dan HB merupakan kelompok yang berasal dari Palembang. Mereka beraksi sejak tahun 2015 hingga saat ini dan berhasil meraup keuntungan hingga puluhan juta. "Terkait para pelaku pembobol perbankan ini, menurut keterangan mereka beraksi sejak tahun 2015," kata Nana.  Cara mereka melakukan aksinya cukup cerdas, sebab mereka menunggu ...