Langsung ke konten utama

Diboyong Arsenal Latihan Di Dubai, Koscielny Merasa Puas

Flaying News - Jeda internasional rupanya dimanfaatkan Arsenal untuk makin mempersiapkan tim agar tampil lebih prima, tak tanggung-tanggung mereka bahkan sampai memboyong para pemainnya terbang ke Dubai untuk berlibur sekaligus menjalani pemusatan latihan. Laurent Koscielny yang ikut dalam rombongan pun mengungkap perasaanya dan mengaku puas dengan apa yang dilakukan klubnya. 
Tak hanya mengaku puas, bek asal Prancis itu juga mengatakan bahwa ia dan tim dapat sambutan hangat dari warga disana, dimana hal itu menjadi salah satu alasan yang membuat Koscielny dan reka-rekannya menikmati masa pemusatan latihan tersebut. Koscielny bahkan juga memberikan pujian untuk kualitas stadion dan lapangan di Dubai yang membuatnya bertekad untuk kembali lagi.
"Kami mendapatkan sambutan yang sangat bagus ketika tiba di Dubai. Orang-orang di sini sangat baik, jadi saya pikir semua pemain serta staf menikmati pemusatan latihan kami selama lima hari," kata Koscielny sebagaimana dikutip dari laman resmi Arsenal
"Kami berharap untuk kembali ke sini musim depan! Stadion ini bagus, dengan lapangan yang bagus, dan bagi pesepakbola sangatlah penting untuk bermain di lapangan yang bagus," ujarnya. 
Perjalanan para penggawa The Gunners -julukan Arsenal- ke Dubai pun rupanya bukan cuma untuk berlibur sekaligus menjalani pemusatan latihan. Unai Emery sang manajer ternyata juga telah membuat jadwal uji coba antara timnya dengan klub Al-Nasr pada, Rabu (27/3)waktu setempat. Dimana dalam laga uji coba itu The Gunners berhasil ungguk dengan skor akhir 3-2. 
Menurut Emery, laga tersebut dijadikannya sebagai acuan untuk bisa mengukur kemampuan skuatnya. Ia pun merasa puas dan senang dengan hasil yang didapat anak asuhnya. 
Menanggapi kemenangan yang diraih dari Al-Nasr, Koscielny pun mengakui bahwa klub tertua di Uni Emirat Arab itu bukanlah lawan yang mudah. Mereka juga tampil dengan perlawanan penuh dan sukses dua kali menjebol gawang Arsenal
"Mereka (Al-Nasr) bermain sangat baik di babak pertama dengan ketenangan, dengan fokus, dan setelahnya anda tahu bahwa anda harus bekerja keras, dan jika anda mampu melakukan itu maka anda akan bermain lebih baik dan semakin percaya diri di lapangan."
"Anda juga akan mendapatkan kepercayaan diri sebagai tim, dan di babak pertama mereka bermain bagus bersama-sama, dengan pergerakan yang bagus, jadi teruslah melaju," tutupnya.[]

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misbakhun : Tidak ada kata menyerah untuk Mereka yang ingin sekali Menjatuhkan saya

Mukhammad Misbakhun  yang namanya menjadi perbincangan orang banyak karena akibat kasus  Misbakhun korupsi  kini mulai angkat suara perihal putusan majelis hakim. Misbakhun  merasa putusan majelis hakim selama setahun pidana penjara merupakan buah cibiran untuk lawan politiknya yang ingin dirinya terjerat  kasus Misbakhun . "Nafsu mereka untuk menghukum saya tidak berhenti," kata  Mukhamad Misbakhun . Misbakhun  juga menjelaskan, adanya tuduhan  Misbakhun korupsi  seperti yang divoniskan kepadanya hari itu adalah sebuah pasal yang tidak ada dalam surat tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). "Tuntutan saya adalah Pasal 49 ayat (1) UU Perbankan. Kenapa hakim memvonis dengan Pasal 263 KUHP," ujarnya. Ia juga menambahkan, putusan majelis hakim terkesan mengada-ngada. Dalam pertimbangannya, hakim mengakui ini adalah masalah perjanjian yang merupakan obyek keperdataan. Namun kemudian, putusan atas  kasus Misbakhun  ini justr...

Hamdi : Misbakhun terlalu Vokal Pada Kasus Century

Terciumnya aroma 'kriminalisasi' atas  kasus Misbakhun  dirasakan saat ia dibebaskan dari kesalahannya dalam putusan Mahkamah Agung (MA).  Peninjauan Kembali (PK) terkait kasus L/C ( letter of credit ) fiktif perusahaan milik  Mukhamad Misbakhun  di Bank Century yang dikabulkan oleh MA diduga sebagai kriminalisasi hukum oleh penguasa terhadap anggota DPR itu. "Logika bahwa  Misbakhun  telah dikriminalisasi oleh penguasa menjadi masuk akal. Sebab, dengan fakta hukum PK bebas murni di MA, dia bisa bilang bahwa proses hukum yang menimpanya itu merupakan kriminalisasi melalui rekayasa hukum," kata pakar psikologi politik UI, Hamdi Muluk. Misbakhun  sendiri sebelumnya menuding rezim penguasa saat itu telah ikut campur tangan dalam penanganan perkara yang menimpanya di Bareskrim Polri. Misbakhun  dalam akun twitternya mengatakan bahwa " Putusan bebas murni tingkat PK untuk saya jadi bukti bahwa SBY melakukan kriminalisasi huku...

Biar Kapok, Sterling Minta UEFA Hukum Berat Pelaku Rasisme

Flaying News -  Sejumlah pemain  Tim Nasional Inggris  menerima perlakuan rasisme dari oknum pendukung  Montenegro . Winger Timnas Inggris,  Raheem Sterling  meminta kepada  UEFA  untuk memberikan hukuman berat kepada pelaku tindakan rasisme. Sterling dan Danny Rose diduga mendapatkan perlakuan rasisme ketika  Tim Nasional Inggris  mengalahkan  Montenegro dengan skor 5-1. "Tindakan seperti sangat disayangkan karena tim memperlihatkan performa yang luar biasa di lapangan yang sulit dan tempat yang sulit untuk didatangkan," kata Sterling. "Namun, ada beberapa orang idiot yang merusak sebuah malam yang hebat," sambung winger andalan Manchester City, sebagaimana diberitakan Sportsmole. Sterling pun memberikan saran kepada Badan Sepakbola Eropa ( UEFA ), untuk memberikan hukuman yang berat kepada siapa saja yang melakukan tindakan rasisme. "Saya pikir hukumannya adalah sebagai suatu bangsa ketika penggemar Anda melakukan r...